Secara
struktural, humas merupakan bagian dari organisasi. Artinya, fungsi
dari humas sendiri melekat pada manajemen perusahaan. Selain itu,
fungsi dari humas bersifat 2 arah, menghubungkan antara lembaga
dengan publik sebagai peranannya serta menentukan sukses tidaknya
visi, misi dan tujuan dari organisasi atau perusahaan yang terlibat.
Berikut
adalah peran strategis PR dalam manajemen organisasi:
-
Mengevaluasi opini publik
-
Mengidentifikasi kebijakan dan prosedur organisasi untuk kepentingan
publik
-
Merencanakan dan melaksanakan program kegiatan
-
Menciptakan dan mengembangkan persepsi baik bagi organisasi,
perusahaan, lembaga atau produknya terhadap publik yang mempunyai
dampak positif.
Manajemen
humas secara operasional berfungsi melaksanakan penelitian untuk
memperoleh data primer maupun sekunder. Penelitian tersebut bersifat
opini maupun riset motivasi yang tertuju pada jiwa manusia, berkaitan
dengan kebutuhan dan keinginan. Selain itu, humas juga melaksanakan
perencanaan penyusunan suatu program acara. Agenda setting program
kerja humas berdasarkan fakta di lapangan.
Lalu
humas juga mengkoordinasi suatu tim kerja dengan menentukan kerja
sama dan keterlibatan bagian atau divisi lainnya dalam satu
koordinasi tim yang solid sebagai upaya pencapaian tujuan perusahaan.
Dalam bagian produksi, bentuk yang dihasilkan oleh humas berupa
publikasi dan promosi dalam upaya mendukung perluasan pemasaran
produk yang berpengaruh pada perusahaan.
Definisi
dari manajemen humas atau Public Relations adalah proses penelitian,
perencanaan, pelaksanaan dan pengevaluasian suatu kegiatan komunikasi
yang dilakukan oleh organisasi. Proses manajemen humas biasa
dilakukan oleh seorang praktisi dalam kegiatan humas. Menurut Frank
Jeffkins, humas merupakan segala sesuatu yang terdiri dari semua
bentuk komunikasi yang terencana, baik ke dalam maupun luar untuk
mencapai tujuan khusus, yaitu saling mengerti satu sama lain.
Tahapan
dalam proses PR adalah sebagai berikut.
1.
Menentukan masalah
Tahapan
ini disebut juga sebagai tahapan penelitian, yaitu mencari informasi
atau data yang menjadi modal dalam melakukan langkah selanjutnya.
Tahapan ini sekaligus menjawab pertanyaan apa yang sedang terjadi.
2.
Perencanaan
Perencanaan
dapat diartikan sebagai hal, cara atau hasil kerja yang sudab
direncanakan dengan matang. Fungsi perencanaan meliputi kegiatan apa
yang ingin dicapai, bagaimana cara mencapainya, berapa lama, berapa
orang yang diperlukan serta berapa jumlah biaya yang dibutuhkan.
Dalam jangkauan waktunya perencanaan dibagi menjadi tiga tahapan,
yaitu:
-
Perencanaan jangka pendek.
-
Perencanaan jangka menengah.
-
Perencanaan jangka panjang.
3.
Aksi dan komunikasi
Tahapan
ini melaksanakan apa yang sudah ada langkag pertama untuk mencapai
apa yang sudah dilaksanakan, terkait dengan apa yang dilaksanakan,
kapan dilaksanakan, dimana dan melibatkan siapa saja, serta media apa
yang digunakan.
4.
Evaluasi
Tahap
ini merupakan langkah terakhir untuk mengetahui dan menilai apa yang
sudah dilakukan telah sesuai dengan yang direncanakan atau tidak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar