Selasa, 06 September 2016

Materi Pertemuan 2 Manajemen Public Relations

Secara struktural, humas merupakan bagian dari organisasi. Artinya, fungsi dari humas sendiri melekat pada manajemen perusahaan. Selain itu, fungsi dari humas bersifat 2 arah, menghubungkan antara lembaga dengan publik sebagai peranannya serta menentukan sukses tidaknya visi, misi dan tujuan dari organisasi atau perusahaan yang terlibat.

Berikut adalah peran strategis PR dalam manajemen organisasi:

- Mengevaluasi opini publik
- Mengidentifikasi kebijakan dan prosedur organisasi untuk kepentingan publik
- Merencanakan dan melaksanakan program kegiatan
- Menciptakan dan mengembangkan persepsi baik bagi organisasi, perusahaan, lembaga atau produknya terhadap publik yang mempunyai dampak positif.

Manajemen humas secara operasional berfungsi melaksanakan penelitian untuk memperoleh data primer maupun sekunder. Penelitian tersebut bersifat opini maupun riset motivasi yang tertuju pada jiwa manusia, berkaitan dengan kebutuhan dan keinginan. Selain itu, humas juga melaksanakan perencanaan penyusunan suatu program acara. Agenda setting program kerja humas berdasarkan fakta di lapangan.

Lalu humas juga mengkoordinasi suatu tim kerja dengan menentukan kerja sama dan keterlibatan bagian atau divisi lainnya dalam satu koordinasi tim yang solid sebagai upaya pencapaian tujuan perusahaan. Dalam bagian produksi, bentuk yang dihasilkan oleh humas berupa publikasi dan promosi dalam upaya mendukung perluasan pemasaran produk yang berpengaruh pada perusahaan.

Definisi dari manajemen humas atau Public Relations adalah proses penelitian, perencanaan, pelaksanaan dan pengevaluasian suatu kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh organisasi. Proses manajemen humas biasa dilakukan oleh seorang praktisi dalam kegiatan humas. Menurut Frank Jeffkins, humas merupakan segala sesuatu yang terdiri dari semua bentuk komunikasi yang terencana, baik ke dalam maupun luar untuk mencapai tujuan khusus, yaitu saling mengerti satu sama lain.


Tahapan dalam proses PR adalah sebagai berikut.

1. Menentukan masalah
Tahapan ini disebut juga sebagai tahapan penelitian, yaitu mencari informasi atau data yang menjadi modal dalam melakukan langkah selanjutnya. Tahapan ini sekaligus menjawab pertanyaan apa yang sedang terjadi.

2. Perencanaan
Perencanaan dapat diartikan sebagai hal, cara atau hasil kerja yang sudab direncanakan dengan matang. Fungsi perencanaan meliputi kegiatan apa yang ingin dicapai, bagaimana cara mencapainya, berapa lama, berapa orang yang diperlukan serta berapa jumlah biaya yang dibutuhkan. Dalam jangkauan waktunya perencanaan dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu:
- Perencanaan jangka pendek.
- Perencanaan jangka menengah.
- Perencanaan jangka panjang.

3. Aksi dan komunikasi
Tahapan ini melaksanakan apa yang sudah ada langkag pertama untuk mencapai apa yang sudah dilaksanakan, terkait dengan apa yang dilaksanakan, kapan dilaksanakan, dimana dan melibatkan siapa saja, serta media apa yang digunakan.

4. Evaluasi

Tahap ini merupakan langkah terakhir untuk mengetahui dan menilai apa yang sudah dilakukan telah sesuai dengan yang direncanakan atau tidak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar