Selasa, 30 Agustus 2016

Materi Pertemuan 1 Manajemen Public Relations

Dalam pertemuan pertama di mata kuliah Manajemen Public Relations kali ini membahas tentang apa definisi dari Manajemen Public Relations itu sendiri. Berikut adalah pembahasan menurut bahasa dan pemahaman saya sendiri.

Istilah Manajemen mempunyai arti memimpin, mengatur dan menangani berbagai hal yang didasari tujuan yang ingin dicapai. Sedangkan Public Relations pada hakekatnya merupakan metode komunikasi yang meliputi berbagai teknik komunikasi. Dalam kegiatannya, terdapat suatu usaha untuk mewujudkan hubungan yang harmonis antara suatu badan atau perusahaan dengan publiknya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Manajemen Public Relations adalah proses perencanaan dengan tujuan untuk memimpin, mengatur dan menangani perorganisasian dan pengawasan dalam suatu lembaga serta mempengaruhi pendapat menjadi karakter yang baik dalam pandangan setiap khalayak.

Sebenarnya dalam definisi antara PR dan Humas mempunyai perbedaan. Salah satunya adalah Humas sendiri hanya menjalankan sebagian kecil tugas dari seorang PR, Artinya Humas adalah unsur atau bagian dari PR itu sendiri. Selain itu, Humas hanya berhubungan dengan masyarakat saja, Artinya ruang lingkup yang dihadapi cenderung kecil. Sedangkan PR sendiri mempunyai ruang lingkup yang lebih luas serta yang dihadapi tidak hanya masyarakat, tetapi juga menyangkut pemerintahan, media, perusahaan-perusahaan yang terkait, dan lain sebagainya.

Selain itu, PR menjadi faktor penting dalam perusahaan atau kelembagaan dikarenakan PR itu sendiri merupakan profesi yang profesional dalam bidangnya untuk mempengaruhi pendapat khalayak tentang karakter dari perusahaan atau kelembagaan yang bersangkutan dalam pandangan yang positif. Gambaran profesi dari PR itu sendiri adalah dengan cara melaksanakan program aksi serta mengevaluasi dan mengidentifikasi kepentingan khalayak yang berhubungan dengan perusahaan yang terkait dalam rangka mendapatkan feedback yang positif dari khalayak itu sendiri.

Kesimpulannya adalah Manajemen Public Relations adalah sebuah profesi yang sangat profesional dalam memimpin, mengatur dan menangani pandangan khalayak mengenai perusahaan yang terkait dengan tujuan untuk menimbulkan pandangan yang positif dan mempererat ikatan dengan perusahaan atau kelembagaan yang lain.

4 Model Public Relations Menurut Grunig dan Hunt


Dari setiap manfaat serta fungsinya, Grunig dan Hunt membedakan beberapa model PR menjadi 4, yaitu One Way Communication Symmetrical, One Way Communication Asymmetrical, Two Way Communication Symmetrical, dan Two Way Communication Asymmetrical.

1. One Way Communication Symmetrical

Model ini menggunakan persuasi dan manipulasi dalam mempengaruhi pandangan khalayak dengan tujuan supaya khalayak berperilaku sesuai dengan keinginan perusahaan atau kelembagaan yang terkait. Contohnya seperti penyakit misteri di Magelang. Dalam kasus tersebut, pemerintah memang menanggapi penyakit misterius yang menelan banyak korban di daerah Magelang. Tetapi, instansi terlalu cepat menyimpulkan bahwa penyebab dari penyakit misterius itu adalah makanan tempe gembos. Dilain pihak, korban-korban baik yang selamat maupun masih dalam proses perawatan membantah dugaan tersebut. Dilihat dari tindakan pemerintah, tujuan yang di ambil adalah untuk meningkatkan hubungan antara instansi dengan masyarakat agar pemerintah bisa menangani penyakit tersebut. Tetapi, pendapat dari masyarakat hingga kini masih belum ditanggapi sehingga membuat komunikasi hanya terjadi satu arah.

2. One Way Communication Asymmetrical

Model ini kebalikan dari model sebelumnya, yaitu tidak berusaha untuk mengubah pandangan masyarakat tentang perusahaan atau kelembagaannya sehingga khalayak hanya mempunyai persepsi masing-masing ataupun mengira-ngira. Contohnya adalah kasus Adam Air. Saat terjadi kecelakaan yang menjadi viral di kalangan masyarakat luas Indonesia dengan menghilangnya pesawat dalam kejadian tersebut. Pihak Adam Air seakan tidak merasa bertanggung jawab dan melemparkan kesalahaannya ke banyak pihak serta dibarengi dengan tutupnya seluruh kantor pusat. Akibatnya, masyarakat hanya bisa berpersepsi ataupun menebak-nebak apa yang terjadi di dalam manajemen Adam Air sehingga hanya terjadi komunikasi satu arah. Selain itu, pihak Adam Air juga tidak berusaha untuk meningkatkan hubungannya dengan masyarakat hingga menimbulkan pandangan yang buruk di mata khalayak luas.

3. Two Way Communication Symmetrical

Dalam model ini, PR menggunakan komunikasi dua arah untuk bernegosiasi dengan masyarakat, menyelesaikan konflik dan mempererat hubungan dengan cara saling menghormati antara perusahaan atau kelembagaan dengan masyarakat. Contohnya seperti Perusahaan Lifeboy. Instansi tersebut melakukan komunikasi dua arah yang efektif dengan tidak menutup diri atas pertanyaan masyarakat tentang semua hal yang berhubungan dengan perusahaannya serta mereka melakukan riset bukan hanya untuk kepentingan perusahaan dalam meningkatkan profit pembelian produk, tetapi juga untuk kepentingan masyarakat dengan mengadakan program aksi cuci tangan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.

4. Two Way Communication Asymmetrical

Model ini menggunakan persuasi dan manipulasi untuk mempengaruhi pandangan khalayak supaya berperilaku sesuai dengan tujuan perusahaan. Berbeda dengan model sebelumnya, model ini tidak mengambil tindakan dari sudut pandang masyarakat tetapi hanya untuk keperluan perusahaan itu sendiri. Contohnya adalah pergantian minyak tanah ke gas yang diasumsikan oleh pemerintah. Dalam program ini, pemerintah melakukan komunikasi dua arah dan tidak menutup diri atas pertanyaan masyarakat serta komplainnya terhadap masalah penggunaan kompor gas yang memang sebagian besar masyarakat masih sangat asing dalam penggunaanya dengan cara mengirimkan beberapa kelompok dari instansi untuk mendatangi tiap-tiap rumah dan memberikan sosialisasi program tersebut. Tetapi, pemerintah tidak memandang kepentingan masyarakat dan hanya memandang dari kepentingan pribadi instansi yang memang bertujuan untuk mencegah habisnya minyak di Indonesia dan meningkatkan penjualan produksi gas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar